Sedih Madrid Jadi Kacau, Zidane Pilih Kembali

Zinedine Zidane kesudahannya kembali mengajar Real Madrid. Pelatih asal Prancis tersebut mengaku kecil hati melihat situasi Los Blancos ketika ini, sampai dia menyimpulkan kembali ke Santiago Bernabeu.

Sebelumnya, Zidane mundur sebagai pelatih Agen Bola Indonesia pada Juni 2018 usai meraih gelar juara Liga Champoion. Selama mengajar Madrid, Zidane berhasil meraih tiga gelar Liga Champions beruntun.

Dan pun satu gelar LaLiga, satu Piala Super Spanyol, dua Piala Super Eropa, dan dua Piala Dunia Antarklub. Madrid lantas menunjuk Julen Lopetegui.

Namun masa jabatan Lopetegui tak lama, eks pelatih timnas Spanyol tersebut dipecat usai kalah dari Barcelona 1-5. Kemudian berpindah ke Santiago Solari, yang pun tak jauh beda.

Madrid kehilangan tiga kesempatan meraih trofi sekaligus dalam masa-masa sepekan. Yakni di ajang Copa del Rey, LaLiga, dan terakhir Liga Champions.

Situasi tersebut menciptakan Madrid memilih guna memanggil pulang Zidane. Pelatih berusia 46 tahun tersebut juga menyatakan sedih dengan situasi Madrid, dan sekarang siap pulang ke jalur yang tepat di 11 laga sisa.

“Ketika Presiden (Florentino Perez) memanggil saya, saya tidak dapat mengatakan tidak. Saya tidak dapat mengatakan tidak,” kata Zidane dikutip situs sah Madrid.

“Saya tidak ragu guna kembali kini daripada me sti musim depan. Melihat pemain saya laksana itu, saya tidak senang menyaksikan keadaannya,” sambungnya.

Zidane sendiri menyatakan sudah mendapat tidak sedikit tawaran dari sejumlah klub lain. “Saya telah memiliki sejumlah tawaran, namun saya tidak hendak pergi ke kesebelasan lain,” paparnya.